Minggu, 15 September 2019

Totalitas Tanpa Batas Ala Kampus Pelangi Ceria

Berbicara tentang totalitas, maka kami dari Kampus Pelangi Ceria sudah membuktikannya. Bagaimana tidak? Yah, sejak agustus 2016, kami selalu menjadi pionir dalam karnaval tingkat TK se-ekskotip Cilacap. Adakah yang tahu cilacap di mana? Kalau kalian tahu Pulau Nusakambangan. Nah, kami berada di dekat pulau tersebut.hehehe

Ceritanya nih, agustus 2016 Tim kami menjadi pemenang karnaval tingkat TK. Kami sengaja tidak menggunakan pakaian adat dalam karnaval. Kami membuat gebrakan kepada penonton dan juri. Bahwa kami benar-benar ingin totalitas tanpa batas dalam mengikuti karnaval.

Tim kami sengaja menyiapkan kostum dari bahan bekas, seperti plastik, kertas koran, kardus, dan lain sebagainya. Kami menyulap bahan bekas tersebut menjadi sebuah kostum yang cantik dan indah. Sehingga membuat juri dan penonton terpukau melihatnya. Terlebih lagi ketika kami di depan podium, kami atraksi dengan tarian dan lagu kebanggaan sekolah kami.

Ketika itu, suasana mendung dan gerimis lembut. Beberapa personil dari kami ada yang basah akibat percikan sisa air hujan tadi malam. Namun, Kami tetap semangat dalam mengikuti karnaval. 

Kendaraan para penonton penuh sesak di dekat area karnaval, jalan menuju finish pun macet total. Petugas lalu lintas sampai kelelahan mengatur kemacetan. 

Kemacetan juga karena para penonton semakin banyak mendekati tim kami. Ada beberapa penonton yang minta foto dengan tim kami. Wah, gak kebayang, rasanya senang sekali kami kala itu.



Kami benar-benar berusaha totalitas dalam penampilan karnaval. Adapun totalitas tersebut berkat kerjasama kami dengan komite sekolah serta para wali murid. Tanpa kerjasama yang baik dengan mereka. Apalah kami ini. Mungkin saja, kami belum bisa mendapatkan hasil terbaik.

Untuk itu, kami berusaha untuk mempertahankan kerjasama yang baik hingga tahun 2019 ini. Hadiah terbaik pun kami dapatkan di tahun ini dengan tema "batik karnival".

Motto sekolah kami adalah menjunjung tinggi kerjasama dan totalitas tanpa batas. Oke, oke, oke....yessss

Salam Ceria 😍🤗

#tantangan1
#odopbatch7
#weekend
#odop
#daretodare
#Satnit
#holiday
#challenge

Sabtu, 14 September 2019

Mengenal Tipe Manusia

Dalam perjalanan hidup, pasti kita sering berjumpa dengan banyak tipe manusia atau orang. Baik dalam dunia kerja maupun di Lingkungan Masyarakat.

Banyak hal yang kita temui bersama seluruh elemen manusia. Apalagi manusia yang bekerja dalam sebuah Tim. Setiap manusia/orang mempunyai ciri khas tersendiri.

Dalam hal ini, saya akan menuangkan beberapa tipe manusia/orang berdasarkan penjelasan Bang Hasan seorang motivator berasal dari Portugal.

Adapun tipe manusia, diantaranya :

1. Manusia ibarat gelas yang tertutup.
     Tipe manusia ini adalah orang yang sulit diberi masukan. Misal seorang atasan tidak mau menerima pendapat bawahan, bawahan harus kompak. Hal ini seperti orang yang inter keblinger nasibnya kandas.

2. Manusia ibarat gelas yang penuh isinya.
     Tipe manusia kali ini adalah orang merasa dirinya paling hebat, paling pintar.

3. Manusia ibarat gelas retak.
     Manusia dengan tipe ini merupakan orang yang merasa pintar namun pada dasarnya dia tidak hebat dan tidak tahu memahu apa-apa.

4.Manusia ibarat gelas yang paling jelek
    Gelas paling jelek disini yang dimaksud berisi air comberan. Sehingga manusia ini seperti orang yang suka mencari kesalahan orang lain.

5. Manusia ibarat gelas kosong.
     Tipe manusia ini adalah orang yang suka menerima masukan freezer. Orang yang pandai menerima masukan dan kritikan.

Demikian paparan beberapa tipe manusia. Semoga dengan penjelasan tersebut kita dapat mengambil ilmu dan manfaatnya.

Tulisan ini bersumber dari rangkuman kegiatan "Achievement Motivation Training yang diisi oleh Bang Hasan, Portugal.

#groupkairo
#odobbatch7
#onedayonepost
#komunitas odob
#belajarmerangkaiaksara

Jumat, 13 September 2019

Asiknya Bermain Dolanan Tradisional


Hai...teman-teman sahabat dunia maya semuanya. Jumpa lagi ya dengan kami anak-anak Kampus Pelangi Ceria. 😍

Alhamdulillah, Pagi yang cerah, tepatnya hari jumat, tanggal 13 Semptember 2019. Kami melakukan kegiatan "Asiknya Bermain Dolanan Anak".

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka puncak tema Diriku. Dalam tema Diriku terdapat beberapa sub-tema, salah satunya adalah Mainan Kesukaanku.

Oleh karena itu, kami melakukan kegiatan mengambil beberapa mainan tradisional, seperti lompat tali, boi-boian, unclang karet, tebak teman, bekel dan mainan tembuluk (buah kelapa kecil).

Semua mainan itu mengandung banyak pendidikan karakter, salah satunya adalah sikap sabar, sikap kerjasama dan sikap kebersamaan. 

Kaitannya dengan tema Diriku. Supaya anak-anak di masa sekarang terus mengembangkan sikap kerjasama yang tinggi serta mempunyai sikap toleransi terhadap sesama teman.

Sangat miris sekali di era gadget ini, hampir 90 % anak sudah terjangkit penyakit gadget atau dengan kata lain sudah ketergantungan game online via hp. Hal itu sangat disayangkan sekali.

Untuk itu, Ustadzah Kampus Pelangi Ceria baik sekali kepada kami. Kami dikenalkan oleh tim ustadzah tentang permainan tradional rasanya senang sekali. Beberapa teman kami sangat antusias mengikuti permainannya. 

Setiap satu permainan dimainkan oleh satu kelompok. Tiao permainan juga diberi waktu 15 menit dalam memainkannya. Kebetulan di sekolah kami terdapat 6 kelompok. Sehingga kami senang sekali melakukan tiap permainannya.

Ketika sedang asiknya bermain. Tiba-tiba bel berbunyi tepat pukul 09.30. Saatnya permainan dihentikan karena kami harus melakukan kegiatan selanjutnya di sekolah.

Wah, rasanya hari ini kami senang sekali loh teman-teman....Bagi teman-teman sahabat dunia maya semuanya, boleh kok memanfaatkan waktu dirumah untuk bermain Dolanan Tradisional seperti kami. Asik loh permainannya.

Sekian dulu ya dari kami. Sampai jumpa. Salam Ceria 😘😍🤗

#odobbatch7
#onedayonepost
#komunitasodop
#groupkairo
#belajarmerangkaiaksara

Kamis, 12 September 2019

Aku Bisa Menggoreng Keripik Bayam

Oleh : asma
Hai,  teman-teman! Kembali lagi dengan kami anak Kampus Pelangi Ceria....😘😘😘

Ceritanya nih,  Tepatnya hari Senin 09 September 2019, kami kelompok venus melakukan kegiatan cooking class di sentra Bahan Alam Cair loh....

Meski kami masih tergolong anak kelompok bermain yang usianya kecil-kecil.  Kami bisa melakukan kegiatan menggoreng keripik bayam. 

Awalnya,  kami tidak mengenal nama sayuran.  Tapi di sentra BAC ini.  Aku dikenalkan dengan tanaman sayuran.  

B-A-Y-A-M!!! Yah, Bayam.Tanaman yang mempunyai warna hijau dari batang dan daunnya hehe

Pertama-tama,  ustadzah mengajak kami menyebutkan bagian-bagian tanaman bayam.  Lalu kami diajari bagaimana cara memetik daun bayam dan mencuci daun bayam yang sudah dipetik. 

Cara memetiknya seperti ini teman-teman. Ujung ibu jari dengan ujung telunjuk menjepit tangkai daun.  Kedua kuku memotong tangkai.  Lalu sambil ditarik.  Wah, Akhirnya kami bisa melakukannya loh teman-teman hehehe

Yang kedua,  kami diajak membuat bumbu dan adonan tepung keripik bayam.  Bumbunya antara lain;  bawang merah,  bawang putih,  ketumbar,  kunyit dan garam.  Semua bumbu itu dihaluskan.  Kemudian dicampur dengan 3 sendok tepung terigu dan 7 sendok tepung beras serta diuleni dengan air hingga agak mencair sedikit. 

Yang ketiga,  kami mulai menggoreng keripik bayam. Pada awalnya kami takut,  karena dekat dengan kompor dan wajan berisi minyak goreng yang panas, tetapi ustadzah sangat sabar membimbing kami. Sampai akhirnya kami berani menggoreng keripik bayam hehe. Ternyata mengasyikkan loh teman-teman....

Tuh kan, Kami bisa menggoreng keripik bayam.  Kamu bagaimana teman-teman?!  😄 yukkkk.... Praktikkan di rumah bersama ayah dan bunda tersayang hehehe.... Salam ceriaaa dari kami... Cayoooo..... Oke oke oke yeeesssssss 😘😘😘🤗🤗🤗🤗🤗


#odobbatch7
#onedayonepost
#groupkairo
#belajarmenyusunaksara


Rabu, 11 September 2019

Adab Menjalin Pertemanan Dalam Islam


Berteman? Siapa sih yang tidak suka berteman? Kebanyakan orang dalam perjalanan hidup membutuhkan teman. Namun di masa sekarang ini sangat sekali menemukan sosok yang dapat dijadikan tempat berbagi rasa baik suka maupun duka.

 Nah, saat ini. Mari kita kupas bagaimana adab menjalin pertemanan dalam islam.
Islam sangat memperhatikan masalah adab. Bahkan tidak hanya adab saja yang dijelaskan dalam islam. Sebagai manusia yang berhamba kepada-Nya. Setidaknya kita harus mengetahui bagaimana adab-adab dalam berteman.

 Mengapa kita harus memperhatikan adab dalam berteman?

Karena dalam islam sudah dijelaskan secara sempurna. 

Adapun adab-adab berteman menurut islam adalah :

1. Berteman hanya karena Allah.

    Dalam berteman hanya diniatkan beribadah hanya karena Allah.   Rasulullah SAW bersabda : Barang siapa yang ingin merasakan lezatnya iman hendaknya dia tidak mencintai seseorang kecuali karena Allah." (HR Ahmad)

2. Memilih teman yang baik.

    Memilih teman yang baik, sangatlah dianjurkan karena ibarat teman dengan pandai besi atau dengan yang pandai minyak wangi. Adapun penjelasan Rasulullah SAW bersabda :" Seseorang ada di atas agama temannya, maka hendaknya salah seorang kalian meneliti siapa yang dijadikan sebagai temannya." (HR Ahmad dan Abu Dawud)

3. Menjaga kerukunan.

    Menjaga kerukunan dengan tidak berselisih merupakan hal yang sangat disukai Allah.
  Karena Allah menjamin kepada mereka yang bertawakal  maka jaminannya  adalah surga.

4. Lemah lbut kepada teman.

   Lemah lembut merupakan perangai yang indah dan sangat dicintai Allah. Rasululah bersabda :" sikap lemah lbut tidak ada pada suatu kecuali akan memperindahnya dan tidaklah dicabut dari sesuatu kecil akab membuatnya jelek." (HR Muslim)

5. Tidak berlebihan dalam mencintai teman.

   Cintailah dan sayangilah temanmu dengan sederhana dan tidak berlebihan. 

6. Menerima kekurangan teman.

 Menginginkan sosok teman yang sempurna adalah tak.mungkin.  Karena Allah menyukai seseorang yang manut dan rajin ke sekolah.

7. Jangan mencerca teman.

 Mencerca seorang teman memperlihafkan bahwa dirimu adalah tidak sabar dalam bersahabat dengannya. 

Baiklah, sahabat dumay semuanya. Demikian adab-adab yang telah dijelaskam dalam islam bahwa islm merupakan agama yang sempurna. Ajarannya luar biasa dalam menjalin pertemanan.

Semoga bermanfaat ya 😊

#Odobbatch 7
#one day one post
#Groupkairo

Sumber dari rangkuman materi Halaqah YAI

Selasa, 10 September 2019

Aku Memaafkanmu Part 2

Oleh : asma

Malam semakin larut, Aku memeluk icha yang sudah terlelap, Setelah beberapa dongeng pengantar tidur didengarnya. Perlahan, Aku mulai meraih telepon genggam, seharian tak kusentuh benda kotak hitam milikku. Entah mengapa terbit keinginan untuk berselancar di dunia maya. 

Jemari tanganku  terhenti pada sebuah postingan. Tante Diyah... perasaan baru kemarin kau pergi tanpa pamit. Ragamu tak ada disini, namun kau akan selalu ada di sini. Sampai kapanpun kau tak pernah tergantikan.

Seperti ada petir yang menyambar hatiku. Diyah adalah almarhumah istri yoyo dan yang menulis postingan tersebut adalah saudara kandung yoyo. Kakak iparku yang sedari kemarin selalu menyulutkan api di relung sukmaku. 

Satu kalimat itu saja sudah sukses meremuk redamkan perasaanku. Derai air mata berebut keluar tak tertahankan. Aku hanya bisa bersimpuh memeluk kedua lututku, hatiku terluka begitu dalam. Yoyo tergugu saat melihatku menangis sedemikian rupa. Diraihnya telepon genggam yang diremas olehku.

"Jadi, aku ini apa? Aku memang tidak dapat menggantikannya. Aku adalah aku." Pecah tangisku malam itu.

Yoyo terdiam demi membaca penyebab tangisku itu, bagaimapun juga Aku adalah istrinya saat ini dan sosok di masa lalu takkan bisa kembali.

Aku sudah mulai hilang kendali, aku melangkahkan kaki keluar kamar. Kuambil sebilah pisau, kubawa dan kuarahkan kepada Yoyo, " Sampai kapan aku akan terluka seperti ini, hah! Bunuh saja aku!" 

Bola mataku terbelalak beringas ke arah Yoyo. Yoyo hanya terdiam. Melihatku yang semakin naik pitam. Aku menjerit sekeras-kerasnya hatiku yang tertusuk tajam oleh kakak kandung Yoyo. Kumenangis sejadinya.

Seisi penghuni rumah terbangun, karena mendengar jerit tangisku yang membahana. Ibu ketakutan melihat kondisiku yang sudah kalut. Icha pun turut terbangun melihatku sembari berkata, "Umi kenapa?"

Aku terus meronta tak sadarkan diri apa yang kuperbuat.  Hanya sebuah postingan status di sosial media kakak ipar, membuat hati dan diri ini tercabik-cabik.  Di ujung tangisku,  Aku hanya dapat menguatkan azzam dalam hati. Biar aku menjadi rumput ilalang yang meski berulang kali diinjak dan dicabut, namun aku akan tetap kuat menghadapi dunia.

*bersambung

#odobbatch7
#Onedayonepost
#Groupkairo

Senin, 09 September 2019

Aku Memaafkanmu Part 1

Oleh : Asma Ummu Abdillah



Waktu itu, pagi hari di rumah mertua. Tak ada angin dan dan tak ada hujan, kakak ipar sedang duduk2 di ruang tamu. Aku sedang  menikmati rutinitas pagi, yaitu merapikan beberapa ruangan tengah.



Ketika sudah selesai menyapu di teras depan rumah, aku mendekati  kakak ipar dan mengajak ngobrol santai kala itu. 



Namun, entah kenapa. Tiba-tiba obrolan lama2 dirasa semakin membuat hati saya bergemuruh hebat. Seperti ada petir bahkan panah yang menusuk tajam relung hatiku.



"Hemmm....tahu gak, na...di sofa ini. Aku selalu bercanda ria dengan Diyah. Diyah itu sosok anak yang cantik dan baik. Kemana-mana selalu bersamaku. Diyah dan yoyo itu pasangan yang romantis. Selalu bikin aku iri . Gak nyangka udah pergi duluan." Kata si kakak ipar.



"Oh iya, mbak." Aku hanya menjawab singkat. Betapa berat rasanya menahan  gejolak panas dihati ini.



Lanjut kakak ipar,"kasihan yoyo masih muda ditinggal istrinya meninggal dan harus mengurus  anaknya sendiri."



Aku mulai gusar dan Rusti menatapku selidik seakan menambah gemuruh dalam atmaku.



"Iya mbak, aku tahu betul rasanya kehilangan seorang yang dicintai bahkan disayangi. Akupun merasakan bagaimana kehilangan bapakku dan akupun sampai tak bisa melihat  terakhir bapakku tiada. Ketika itu, aku masih di semarang. Tiba-tiba dijemput. Sesampinya di rumah,  bapak sudah dimakamkan." Kujawab sembari menahan embun di bolamataku.



"Kamu masih mending kehilangan bapak. Kalo yoyo kan kehilangan istri. Bedalah rasanya!" Ucap Rusti Sembari menatap tajam ke arahku.



Deg.



"Apa???masih mending???halooo...yang namanya kehilangan seseorang itu rasanya luar biasa. Aku tahu betul rasanya."  Ucap lirih hatiku dan sebongkah daging terdalamku semakin meronta, Seakan petir semakin menyambar atmaku. Berasa ingin jatuh air mata ini. Namun, kuberusaha kuat menahannya.



Aku tanpa permisi meninggalkan obrolan dan melanjutkan aktivitasku. Aku melanjutkan menyapu hingga ruangan dapur. Selasai melakukan rutinitasku, aku masuk kamar mandi. Menyalakan keran air. Menangis sejadi-jadinya.



Belum ada seminggu aku menjadi menantu dirumah mertua. Rasanya hatiku semakin terluka. Sakit rasanya.



Astaghfirullah...



Mampukah aku menjalani hidup baruku bersama yoyo. Jika masih bertemu dengan satu orang ini yang suka membanding-bandingkan hingga menusuk tajam relung hatiku.



Arrrgghhh.



*bersambung

#odobbatch7
#onedayonepost
#groupkairo